Senin, 12 April 2010

Belajar...Belajar...Mw uTs Ney

Hahay bentar lagi mw uts...wah kudu study hard ne...jgn sks(sistem kebut semalam...


Mulai hari ne aquw harus belajar...CmangaT yuwh DepOy...moga aja uts nanti dapat nilai yg buangus...wokeyyy....

Minggu, 11 April 2010

Algoritma Genetika

Apakah Algoritma Genetika (Genetic Algorithm, GA)?

Algoritma Genetika pada dasarnya adalah program komputer yang mensimulasikan proses evolusi. Dalam hal ini populasi dari kromosom dihasilkan secara random dan memungkinkan untuk berkembang biak sesuai dengan hukum-hukum evolusi dengan harapan akan menghasilkan individu kromosom yang prima. Kromosom ini pada kenyataannya adalah kandidat penyelesaian dari masalah, sehingga bila kromosom yang baik berkembang, solusi yang baik terhadap masalah diharapkan akan dihasilkan.

Algoritma Genetika ini banyak dipakai pada aplikasi bisnis, teknik maupun pada bidang keilmuan. Algoritma ini dapat dipakai untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk masalah optimal dari satu variabel atau multi variabel. Sebelum algoritma ini dijalankan, masalah apa yang ingin dioptimalkan itu harus dinyatakan dalam fungsi tujuan, yang dikenal dengan fungsi fitness. Jika nilai fitness semakin besar, maka sistem yang dihasilkan semakin baik. Walaupun pada awalnya semua nilai fitness kemungkinan sangat kecil (karena algoritma ini menghasilkannya secara random), sebagian akan lebih tinggi dari yang lain. Kromosom dengan nilai fitness yang tinggi ini akan memberikan probabilitas yang tinggi untuk bereproduksi pada generasi selanjutnya. Sehingga untuk setiap generasi pada proses evolusi, fungsi fitness yang mensimulasikan seleksi alam, akan menekan populasi kearah fitness yang meningkat.

Algoritma genetika sangat tepat digunakan untuk penyelesaian masalah optimasi yang kompleks dan sukar diselesaikan dengan menggunakan metode yang konvensional. Sebagaimana halnya proses evolusi di alam, suatu algoritma genetika yang sederhana umumnya terdiri dari tiga operator yaitu: operator reproduksi, operator crossover (persilangan) dan operator mutasi. Struktur umum dari suatu algoritma genetika dapat didefinisikan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Membangkitkan populasi awal, Populasi awal ini dibangkitkan secara random sehingga didapatkan solusi awal. Populasi itu sendiri terdiri dari sejumlah kromosom yang merepresentasikan solusi yang diinginkan.
  2. Membentuk generasi baru, Dalam membentuk digunakan tiga operator yang telah disebut di atas yaitu operator reproduksi/seleksi, crossover dan mutasi. Proses ini dilakukan berulang-ulang sehingga didapatkan jumlah kromosom yang cukup untuk membentuk generasi baru dimana generasi baru ini merupakan representasi dari solusi baru.
  3. Evaluasi solusi, Proses ini akan mengevaluasi setiap populasi dengan menghitung nilai fitness setiap kromosom dan mengevaluasinya sampai terpenuhi kriteria berhenti. Bila kriteria berhenti belum terpenuhi maka akan dibentuk lagi generasi baru dengan mengulangi langkah 2. Beberapa kriteria berhenti yang sering digunakan antara lain:
  • Berhenti pada generasi tertentu.
  • Berhenti setelah dalam beberapa generasi berturut-turut didapatkan nilai fitness tertinggi tidak berubah.
  • Berhenti bila dalam n generasi berikut tidak didapatkan nilai fitness yang lebih tinggi.

Kecepatan Komputasi

PERSAINGAN kecepatan komputasi akhirnya mencapai puncaknya ketika American Micro Device memperkenalkan prosesor terbarunya, Athlon64, dan menjadi sebuah fenomena tentang kekuatan prosesor dalam komputer PC yang kita gunakan. Pertanyaannya memang apakah kita membutuhkan prosesor jenis ini?

Prosesor American Micro Device (AMD) dengan 64 bit (bersamaan dengan Apple Computers yang juga memperkenalkan komputer terbarunya, G5) pada komputer desktop bisa jadi terlalu besar dan terlalu cepat untuk pengguna awam. Banyak isu yang perlu disimak untuk mengikuti kemajuan ini, salah satunya adalah sistem operasi (umumnya Windows) yang sekarang ada baru berjalan pada 32 bit.

Sebuah komputer dengan 64 bit sebenarnya tidak berarti akan bekerja dua kali lipat dibandingkan dengan komputer 32 bit. Bandingannya mungkin dengan sebuah kendaraan dengan mesin V8, kita tahu mampu untuk dipacu secepat mungkin. Pada sebuah komputer 64 bit, kecepatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan komputasi, tetapi juga perangkat lunak, perangkat tambahan (hard disk, VGA card, dan lainnya), bagaimana semua ini terkait satu sama lain.

Salah satu keuntungan dari sebuah prosesor 64 bit adalah jumlah informasi yang bisa diolah tanpa mengalami hambatan sama sekali. Selama ini kita mengenal komputer jenis mainframe dengan prosesor 64 bit untuk digunakan memproses data yang sangat masif, sedangkan komputer berkekuatan 32 bit memiliki hambatan matematis atas data yang bisa dikerjakan secara langsung, yaitu terbatasnya secara absolut memori yang bisa digunakan pada 4 GB.

Memori sebesar 4 GB sekarang ini memang dirasakan sudah cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi, seperti game video, audio, dan mengedit video. Namun, bersamaan dengan makin canggih dan rumitnya berbagai aplikasi serta semakin murahnya memori, banyak yang ingin kita tambahkan pada komputer PC yang kita gunakan sekarang ini.

PADA komputer 64 bit, memori yang bisa digunakan pada komputer PC bisa mencapai 17 miliar GB. Persoalannya, untuk menggunakan teknologi 64 bit ini diperlukan beberapa aplikasi tambahan, supaya prosesor Athlon64 ini bisa bicara dengan antarmuka grafik dan hard disk.

Karena tidak tersedianya berbasis aplikasi dan sistem operasi yang bekerja pada 64 bit, pihak AMD memang menyediakan fitur backward compatible untuk bisa digunakan dengan aplikasi yang sekarang ada di pasaran sampai tersedianya aplikasi 64 bit. Kalau mau efisien, sekarang ini kemungkinan yang tersedia adalah menggunakan sistem operasi dan aplikasi Linux atau beberapa aplikasi Unix yang mendukung 64 bit.

Sekarang ini, komputer PC yang kita gunakan memang masih memadai untuk menjalankan berbagai kebutuhan komputasi sehari-hari. Tapi, lambat laun, kebutuhan ini pun akan mencapai batasnya dengan semakin berkembangnya kebutuhan komputasi, misalnya foto dan video digital.

Oleh karena, bagaimana pun komputasi 32 bit tidak bisa lagi dipercepat sehingga langkah logis selanjutnya memang menggunakan 64 bit. Para pengguna komputer Apple sekarang sudah bisa menikmati kemampuan 64 bit dengan sistem operasi dan aplikasi perangkat lunak yang mendukung. Menggunakan 64 bit pada komputer PC sekarang ibarat mengendarai mobil balap, tetapi pada persneling satu.

ERP (Enterprise Resource Planning)



Pengertian ERP

ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi dan aktifitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap. Sistem ERP didasarkan pada database pada umumnya dan rancangan perangkat lunak modular. ERP merupakan software yang mengintegrasikan semua departemen dan fungsi suatu perusahaan ke dalam satu system komputer yang dapat melayani semua kebutuhan perusahaan, baik dari departemen penjualan, HRD, produksi atau keuangan. Syarat terpenting dari sistem ERP adalah Integrasi. Integrasi yang dimaksud adalah menggabungkan berbagai kebutuhan pada satu software dalam satu logical database, sehingga memudahkan semua departemen berbagi informasi dan berkomunikasi.

Tujuan sistem ERP adalah untuk mengkoordinasikan bisnis organisasi secara keseluruhan. ERP merupakan software yang ada dalam organisasi/perusahaan untuk :

  • Otomatisasi dan integrasi banyak proses bisnis
  • Membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise
  • Menghasilkan informasi yang real-time
  • Memungkinkan perpaduan proses transaksi dan kegiatan perencanaan